BANDUNG, Denting.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional Bus Rapid Transit (BRT) melalui skema Public Service Obligation (PSO).
Meski anggaran telah disiapkan, Pemkot Bandung belum melakukan pembayaran. Pemerintah kota masih menunggu kepastian mengenai mekanisme pembiayaan, besaran tagihan dari pengelola BRT, serta kesepakatan kontribusi pemerintah daerah yang terlibat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, anggaran PSO BRT telah dialokasikan dalam APBD. Namun, pencairannya masih ditahan sampai terdapat kesepakatan bersama mengenai perhitungan biaya yang harus ditanggung masing-masing daerah.
“Kalau kita sudah menganggarkan, tapi masih ditahan. Karena ingin tahu kesepakatan bersama dulu. Hitungannya seperti apa,” ujar Farhan melalui siaran pers, Selasa (25/8/2026).
Operasional BRT melalui layanan Metro Jabar Trans dan feeder berlangsung sepanjang Agustus 2026. Tagihan dari pengelola diperkirakan terbit pada awal September 2026 dan selanjutnya akan dibahas bersama DPRD serta pemerintah daerah terkait.
Kebutuhan PSO untuk operasional BRT diperkirakan mencapai sekitar Rp200 miliar per tahun. Dari total kebutuhan tersebut, porsi kontribusi Kota Bandung berada di kisaran 25 persen.
Pemkot Bandung menilai kepastian skema pembiayaan diperlukan agar kontribusi setiap daerah dapat dihitung secara proporsional. Pembahasan juga mencakup berbagai dampak operasional BRT terhadap aktivitas perkotaan, termasuk pengalihan fungsi sejumlah titik parkir dan keberadaan pedagang kaki lima (PKL).
Farhan menegaskan, Pemkot Bandung tetap berkomitmen mendukung keberlangsungan layanan transportasi publik tersebut. Namun, pemerintah daerah perlu memastikan mekanisme pembiayaan telah disepakati bersama sebelum pembayaran dilakukan.
Pembahasan mengenai PSO BRT selanjutnya akan dilakukan dengan pemerintah daerah yang terlibat serta DPRD. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan kesepakatan mengenai besaran kontribusi dan mekanisme pembayaran yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

