Pipa Limbah Disegel tapi Masih Beroperasi, Ditemukan Saat Susur Sungai Cileungsi

 

BOGOR, Denting.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama tim gabungan melakukan susur Sungai Cileungsi-Gunungputri di kawasan Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan menyusul kembali tercemarnya aliran Sungai Cileungsi. Kondisi air dilaporkan kembali menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas sejumlah perusahaan di sekitar aliran sungai.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, dalam kegiatan susur sungai tersebut pihaknya menemukan sejumlah pipa yang diduga digunakan untuk mengalirkan limbah ke sungai.

“Tadi kita susur Sungai Cileungsi-Gunungputri yang ternyata ada beberapa pipa-pipa yang keluar serta tidak memiliki izin, bahkan pipa itu sudah disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup tapi masih beroperasi,” ujar Rudy kepada wartawan di Cibinong.

Rudy menyebut, dari total 176 perusahaan yang berada di kawasan tersebut, sebanyak 23 perusahaan tercatat pernah mendapatkan penindakan, baik dari aparat penegak hukum maupun Kementerian Lingkungan Hidup.

“Dari 176 perusahaan, 23 sudah pernah ditindak,” ucapnya.

Meski demikian, Pemkab Bogor belum mengambil langkah berupa penutupan operasional pabrik. Rudy mengatakan pemerintah daerah mempertimbangkan keberlangsungan investasi sekaligus masyarakat yang bekerja di perusahaan-perusahaan tersebut.

“Kita mengedepankan rakyat kita yang harus bekerja di perusahaan tersebut. Maka kita tidak melakukan penutupan operasional pabrik, tidak menyegel pabrik, yang kita tutup adalah saluran air limbah yang masuk ke Sungai Cileungsi-Gunungputri,” tuturnya.

Menurut Rudy, langkah tersebut menjadi upaya Pemkab Bogor untuk menghentikan masuknya limbah ke aliran sungai tanpa mengganggu kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan.

“Jadi, pabrik tetap beroperasi dan kita hari ini hanya melakukan pendekatan persuasif bagi perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Bogor,” sambungnya.

Pemkab Bogor bersama tim gabungan selanjutnya melakukan penelusuran terhadap saluran-saluran yang diduga menjadi sumber pencemaran Sungai Cileungsi-Gunungputri. Penanganan terhadap saluran pembuangan limbah menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk mencegah pencemaran kembali terjadi.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai