BOGOR, Denting.id — Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan gedung SD Islam Al Rayyan milik Yayasan Al Rayyan Darul Jannah di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (19/9/2026).
Pembangunan sekolah tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Bogor. Dedie menilai kehadiran sekolah baru dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di sekitar lokasi.
Menurut Dedie, pembangunan SD Islam Al Rayyan juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Bogor dan pemerintah pusat dalam mempersiapkan generasi emas melalui pendidikan sejak jenjang sekolah dasar.
“Kami menyambut baik pendirian SD ini. Mudah-mudahan ini bisa mengakomodir kebutuhan warga sekitar, jadi tidak usah ke mana-mana,” kata Dedie.
Dedie menjelaskan, ke depan sekolah negeri di Kota Bogor akan diarahkan untuk lebih memprioritaskan masyarakat dari kelompok prasejahtera. Sementara itu, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik dapat memilih sekolah swasta sesuai kebutuhannya.
“Untuk SD negeri akan kita fokuskan untuk desil 1 sampai desil 5. Yang lain-lain, warga yang memiliki kemampuan finansial secara ekonomi lebih baik, sekolah di swasta,” ujarnya.
Ia mengatakan, secara keseluruhan jumlah sekolah di Kota Bogor dinilai masih cukup apabila kapasitas sekolah negeri dan swasta diperhitungkan secara bersama-sama. Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan penataan terhadap sekolah negeri agar layanan pendidikan dapat lebih tepat sasaran.
“Karena memang secara keseluruhan jumlah sekolah masih memadai, jumlahnya cukup jika digabungkan dengan swasta. Hanya negeri memang harus kita rasionalisasi,” kata Dedie.
Selain aspek akademik, Dedie juga menekankan pentingnya pendidikan karakter pada jenjang sekolah dasar. Menurutnya, anak-anak perlu mendapatkan pembelajaran mengenai perilaku, adab, dan etika sejak dini.
Ia menilai keluarga tetap menjadi lingkungan utama dalam membentuk karakter anak. Namun, sekolah juga memiliki peran penting dalam memperkuat nilai-nilai tersebut selama proses pendidikan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Rayyan Darul Jannah, Adi, mengatakan seluruh kelengkapan legalitas dan perizinan pembangunan sekolah telah dipenuhi.
Ia berharap keberadaan SD Islam Al Rayyan dapat memberikan akses pendidikan yang representatif sekaligus turut membentuk generasi yang unggul dan memiliki moral yang baik.
Ketua Panitia Pelaksana, Anas S. Rasmana, menjelaskan bahwa sebelum dikembangkan menjadi sekolah formal, lokasi tersebut digunakan sebagai tempat penitipan anak dan sekolah nonformal.
Seiring meningkatnya minat masyarakat, pihak yayasan kemudian memutuskan untuk mengembangkan fasilitas tersebut menjadi sekolah formal pada jenjang sekolah dasar.
“Insyaallah kita mulai hari ini. Pertama untuk memberikan kenyamanan bagi para orang tua murid dan anak-anak yang mengakses pendidikan, serta bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujar Anas.

