Kejagung Kurbankan 57 Ekor Sapi, Jaksa Agung Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

Jakarta, Denting.id – Kejaksaan Agung Republik Indonesia menyerahkan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Halaman Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (27/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Jaksa Agung RI ST Burhanuddin.

Tahun ini, sebanyak 57 ekor sapi dikurbankan di lingkungan Korps Adhyaksa. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengajak seluruh jajaran untuk menghidupkan syiar Islam melalui ibadah kurban bersama. Ia juga menekankan pentingnya berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, Iduladha merupakan momentum yang sarat dengan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail menunjukkan sikap taat dan penuh keyakinan,” kata Burhanuddin.

Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban memiliki dimensi vertikal dan horizontal yang saling berkaitan. Dimensi vertikal mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan melalui ketakwaan, sedangkan dimensi horizontal berkaitan dengan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui semangat berbagi, persaudaraan dan kebahagiaan masyarakat dapat terus terjaga,” ujarnya.

Burhanuddin menilai semangat kurban harus menjadi sarana memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Nilai sosial tersebut, kata dia, penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan itu, Jaksa Agung juga menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran tersebut disebut sebagai bentuk ibadah sekaligus tanggung jawab sosial Kejaksaan Agung kepada masyarakat.

Ia pun menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Kejagung Selidiki Dugaan Manipulasi Harga Ekspor CPO, Penyidikan Sudah Berjalan Sebulan

“Saya harap hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi para penerimanya,” ucapnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai