Jakarta, Denting.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023. Pada Kamis (18/6/2026), penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Vice President Business Development PT Finnet Indonesia, Doni Kurniawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menggali sejumlah fakta terkait perkara yang saat ini masih dalam tahap penyidikan.
“Hari ini Kamis (18/6), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan TPK terkait digitalisasi SPBU di PT Pertamina (Persero) Tahun 2018 sampai 2023. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama Doni Kurniawan, VP Business Development PT Finnet Indonesia,” ujar Budi kepada wartawan.
PT Finnet Indonesia merupakan anak usaha TelkomGroup yang bergerak di bidang layanan pembayaran digital dan solusi transaksi elektronik. Perusahaan tersebut sebelumnya menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif dalam membantu proses hukum yang tengah berjalan. Hal itu pernah disampaikan oleh VP Corporate Secretary Finnet, Ido Laksono.
Kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU Pertamina telah memasuki tahap penyidikan sejak September 2024. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, meski identitas seluruhnya belum diumumkan kepada publik.
Salah satu tersangka yang telah diumumkan adalah Elvizar, Direktur PT Pasifik Cipta Solusi pada saat proyek berlangsung. Elvizar juga diketahui menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) periode 2020-2024.
KPK terus mendalami berbagai aspek dalam perkara tersebut, mulai dari pengadaan sistem monitoring volume bahan bakar minyak atau automatic tank gauge (ATG), pengadaan mesin EDC, hingga dugaan aliran dana yang berkaitan dengan proyek tersebut. Penyidik juga berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung besaran kerugian keuangan negara.
Baca juga: KPK Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan di Ditjen Imigrasi, Nama Silmy Karim Terseret
Proyek digitalisasi SPBU merupakan program kerja sama antara Pertamina dan Telkom yang bertujuan menyediakan infrastruktur serta solusi digital guna memantau stok bahan bakar minyak, transaksi pembayaran, dan distribusi BBM bersubsidi.

