Kepala SPPG Bandung Ditemukan Meninggal, Polisi Dalami Dugaan Bunuh Diri

Bandung, denting.id — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandung, Budiman Setiawan, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di kawasan Bandung Utara, Minggu (12/7/2026). Peristiwa ini mengejutkan jajaran instansi terkait, mengingat Budiman dikenal aktif mengoordinasikan program pemenuhan gizi masyarakat di daerah tersebut.

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari pihak keluarga, yakni istri korban, Ratna Sari. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kepolisian menemukan bukti-bukti yang mengarah pada dugaan tindakan bunuh diri.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Kusworo Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengetahui motif di balik peristiwa tragis tersebut. Hingga saat ini, proses autopsi masih berlangsung di Rumah Sakit Sartika Asih untuk memastikan penyebab pasti kematian.

“Benar, kami telah melakukan olah TKP di kediaman Budiman Setiawan. Saat ini, tim penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga, termasuk istri korban, dan rekan kerja untuk mendalami motif tindakan tersebut. Dugaan awal mengarah pada tindakan bunuh diri, namun penyelidikan menyeluruh tetap dilakukan,” ujar Kusworo dalam keterangan pers di Bandung, Senin (13/7/2026).

Ratna Sari, istri korban, menyatakan keterkejutan atas kejadian ini. Menurut keterangannya kepada polisi, tidak terlihat adanya gelagat atau perilaku menyimpang yang mencurigakan dari suaminya dalam beberapa waktu terakhir. Budiman diketahui tetap menjalankan tugas rutinnya sebagai Kepala SPPG dengan normal hingga akhir pekan lalu.

Baca juga: Akademisi Desak Kejagung Segera Tahan Febrie Adriansyah

Dinas terkait di tingkat provinsi yang membawahi program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyampaikan duka cita mendalam. Sekretaris Dinas, Haryo Prasetyo, menyatakan instansinya akan memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian dalam proses investigasi yang sedang berjalan.

Kepergian Budiman tentu memberikan dampak signifikan bagi operasional SPPG di Bandung. Haryo menegaskan bahwa program-program pelayanan gizi bagi masyarakat tetap menjadi prioritas dan tidak akan terhenti, dengan menunjuk pelaksana tugas sementara untuk memastikan kelancaran layanan.

“Kami sangat berduka atas kehilangan sosok rekan kerja yang berdedikasi. Fokus kami saat ini adalah memastikan hak-hak almarhum terpenuhi dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, sembari memastikan layanan SPPG bagi warga tetap berjalan,” jelas Haryo Prasetyo dalam pernyataan resminya, Senin (13/7/2026).

Penyelidikan kepolisian kini tidak hanya terfokus pada lokasi kejadian, tetapi juga menelusuri riwayat pekerjaan dan komunikasi terakhir Budiman melalui perangkat elektronik miliknya untuk mencari petunjuk tambahan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai adanya tekanan terkait pekerjaan yang dialami korban.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai