Bogor, Denting. id– Musyawarah Cabang (Muscab) VII Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Bogor resmi menetapkan Karjito sebagai ketua baru untuk periode 2026-2030.
Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di IPB International Convention Center (IICC) Botani Square, Rabu (29/7/2026).
Ada dua kandidat yang dipilih sebagai calon ketua umum yakni Cecep Fajar selaku petanahan (ketum periode 2022-2026) dan Karjito sebagai calon baru.
Dalam pemilihan tersebut, Karjito berhasil mengungguli petahana, Cecep Fajar, dengan perolehan suara yang cukup signifikan, yakni 171 berbanding 96 suara.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Karjito menegaskan komitmennya untuk segera merapatkan barisan.
”Pertama, saya akan berkoordinasi dengan seluruh bidang. Minggu depan kita agendakan rapat pengurus baru, dilanjutkan musyawarah dengan masing-masing bidang mulai dari SPBU, agen LPG PSO, Non-PSO, hingga SPBE,” ujar Karjito.
Ditempat yang sama, Ketua DPD III Hiswana Migas, Heddy S. Hedian menekankan bahwa ke depan ada tantangan bagi kepengurusan yanh baru, di mana menjaga ketahanan energi nasional baik LPG maupun BBM sebab akan semakin berat akibat situasi geopolitik yang memanas.
“Kita ini satu keluarga besar Hiswana Migas. Kalau sudah masuk ke dalam wadah ini, tidak ada lagi sekat antara pengusaha SPBU, LPG atau SPBE. Kita harus kompak untuk menjaga kelangsungan usaha ke depan, sebab marjin bisnis ini sudah ditentukan oleh pemerintah dan Pertamina. Jika kita terpecah belah, lambat laun usaha ini akan tergerus,” jelasnya.
Ia berharap kepengurusan Hiswana Migas DPC Bogor yang baru dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan damai, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antar generasi pengusaha migas demi menjamin pelayanan terbaik bagi masyarakat Bogor.
“Diharapkan kepengurusan yang baru harus jauh lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya. Dapat memperbaiki kekurangan-kekurangannya agar betul-betul Hiswana Migas ini memiliki peranan yang penting,” paparnya.
Mantan Ketua Hiswana Migas Bekasi ini meyakini rekam jejaknya terutama keberhasilan menjaga distribusi saat pandemi COVID-19 dan sinergi erat dengan puluhan media, TNI, Polri, serta pemerintah daerah menjadi kunci kemenangannya. Ia bertekad membawa kesuksesan serupa ke Bogor.
Sebagai inovasi pelayanan, Karjito berencana meluncurkan wadah pengaduan masyarakat berbasis aplikasi dan WhatsApp untuk merespons cepat keluhan terkait pasokan BBM maupun dampak situasi global.
Kartijo juga menyadari tantangan ke depan akan lebih kompleks dengan adanya kebijakan B50 dan dinamika distribusi, sehingga koordinasi ketat lintas instansi sangat dibutuhkan.
Di sisi lain, Ketua Hiswana Migas DPC Bogor periode 2022-2026, Cecep Fajar, menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan menyampaikan harapan baiknya untuk kepengurusan baru.
”Semoga dengan terpilihnya Pak Karjito, kawan-kawan di Bogor bisa semakin solid dan guyub. Tantangan ke depan memang akan semakin berat, terutama terkait digitalisasi, namun saya yakin tim yang baru bisa mengantisipasinya,” tutur Cecep.
Sebelumnya, dalam sambutan pembukaan, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi kinerja Hiswana Migas di bawah kepemimpinan Cecep Fajar yang dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan lewat kepastian pasokan gas dan minyak selama empat tahun terakhir.
Dedie menekankan bahwa wilayah Bogor merupakan salah satu area dengan pasokan LPG subsidi terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, ia mewanti-wanti seluruh agen dan pengusaha agar tidak bermain curang.
”Saya berharap kepengurusan ke depan tetap membawa organisasi ini dalam kondisi yang berintegritas. Jangan sampai pasokan disembunyikan atau dioplos sehingga menyulitkan rakyat. Ancaman hukumannya tidak main-main,” tegas Dedie.

