BEKASI, Denting.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memastikan hingga kini belum menerima laporan terkait kekeringan dari masyarakat meski musim kemarau panjang masih berlangsung.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, mengatakan pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan, termasuk menyiapkan layanan distribusi air bersih bagi warga yang membutuhkan.
“Sejauh ini belum ada laporan masuk soal kekeringan. Tapi kita tetap siaga dan siap mendistribusikan air bersih bagi warga yang mengalami kekeringan,” kata Wiratma, Jumat (18/9/2026).
Ia mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih agar tidak ragu mengajukan permintaan bantuan kepada BPBD Kota Bekasi.
“Silakan untuk warga yang memang membutuhkan air bersih bisa hubungi kami. Kami akan datang membawa bantuan air bersih,” ujarnya.
Wiratma menjelaskan, terdapat sejumlah wilayah di Kota Bekasi yang memiliki riwayat mengalami kekeringan. Kondisi tersebut tercatat pernah terjadi pada musim kemarau 2016.
“Kalau berdasarkan riwayat kekeringan tahun 2016 lalu ada empat kecamatan mengalami kekeringan. Kecamatan itu adalah Bantargebang, Pondok Melati, Bekasi Utara, Jatiasih,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi agar kondisi serupa tidak kembali terjadi, BPBD Kota Bekasi telah membangun sumur artesis di empat wilayah tersebut. Pembangunan dilakukan bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Kita sudah membangun sumur artesis bekerja sama dengan TNI di empat wilayah tersebut. Ini merupakan antisipasi agar kekeringan tidak berulang,” ujarnya.
BPBD Kota Bekasi memastikan kesiapsiagaan tetap dilakukan selama musim kemarau. Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat menghubungi BPBD untuk mendapatkan bantuan distribusi air.
Kota Bekasi memiliki luas sekitar 210,49 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 2,4 juta jiwa. Wilayah ini berada di sebelah timur Provinsi DKI Jakarta dan berbatasan dengan Kabupaten Bekasi serta Kabupaten Bogor.

