Balita Tewas Ditabrak Fortuner saat Bermain Sepeda di Majalaya, Keluarga Minta Keadilan

 

BANDUNG, Denting.id – Seorang balita berinisial AMA meninggal dunia setelah tertabrak mobil Toyota Fortuner saat sedang bermain sepeda di Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Keluarga korban meminta pengemudi kendaraan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum.

Kecelakaan maut yang terjadi pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.30 WIB itu menyisakan duka mendalam bagi kedua orang tua korban, Rudi Feriyandi dan Endang Sari Hidayah.

Ibu korban, Endang, menceritakan detik-detik kejadian tersebut. Saat itu, AMA sedang bermain sepeda ketika dirinya sempat mengingatkan sang anak untuk segera mandi karena hari sudah menjelang petang.

Namun, tak lama setelah itu, keluarga mendengar suara benturan keras. Saat melihat ke lokasi, korban sudah berada di bawah mobil Fortuner.

“Ja hayuk mandi sudah jam setengah enam terus langsung bunyi gubrak, kedengeran pisan, posisi anak sudah di bawah mobil. Suami sudah tidak kuat (melihat) pingsan di depan mobil itu,” kata Endang, Jumat (6/11/2026).

Setelah kejadian, AMA sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.

Mobil Toyota Fortuner tersebut dikemudikan seorang pria berinisial H. Berdasarkan hasil penyelidikan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Bandung, pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya hingga menabrak korban.

Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Roby, membenarkan kecelakaan yang menyebabkan seorang anak meninggal dunia tersebut.

“Pada 4 November sekitar pukul 17.30 WIB terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujarnya.

Keluarga berharap pengemudi Fortuner bertanggung jawab dan diproses sesuai ketentuan hukum. Mereka juga meminta kepolisian mengusut tuntas kecelakaan yang merenggut nyawa anak mereka.

Sementara itu, Satlantas Polresta Bandung memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional. Penyidik masih mendalami kronologi dan penyebab kecelakaan.

Hingga Jumat (6/11/2026) siang, pengemudi Fortuner berinisial H masih menjalani pemeriksaan dengan status sebagai saksi.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai