Bogor, Denting.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menuai apresiasi atas kinerjanya di bidang perdagangan dan perlindungan konsumen. Kota Bogor berhasil memborong dua penghargaan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam Acara Penganugerahan Penghargaan Perlindungan Konsumen Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang meliputi:
-
Daerah Tertib Ukur, untuk Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin).
-
Pasar Memenuhi Persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI), untuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) melalui Pasar Jambu Dua.
Komitmen Perlindungan Konsumen dan Pasar Ber-SNI
Kepala Dinkukmdagin Kota Bogor, Rahmat Hidayat, menyebut penghargaan Daerah Tertib Ukur ini adalah kali ketiga secara berturut-turut yang diterima dinasnya.
“Alhamdulillah selama tiga tahun berturut-turut kami menerima penghargaan. Ini juga sebagai bentuk komitmen Pemkot Bogor untuk memberikan perlindungan kepada konsumen, sehingga merasa aman dan nyaman saat berbelanja,” ujarnya.
Rahmat menambahkan, pemeriksaan alat ukur (tera) di berbagai tempat berniaga seperti timbangan, meteran air, meteran listrik, SPBU, toko emas, serta pasar tradisional dan modern, telah dilaksanakan hampir 100 persen secara rutin.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa Pasar Jambu Dua ditetapkan sebagai pasar ber-SNI setelah melalui proses panjang pemenuhan komponen seperti kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Ini termasuk kelengkapan sarana dan prasarana seperti drainase, pencahayaan, sirkulasi udara, selasar, hingga fasilitas untuk difabel, ruang kesehatan, ruang laktasi, dan CCTV.
PPJ Targetkan Pasar Ramah Keluarga
Jenal Abidin menargetkan Perumda PPJ dapat mewujudkan pasar ber-SNI setiap tahun. Target berikutnya pada 2026 adalah Pasar Gembrong Sukasari.
“Harapannya, PPJ dapat menjadikan pasar di Kota Bogor ramah keluarga dan menjadi tempat wisata. Visi kami mewujudkan pasar yang sehat, modern, dan dikelola secara profesional,” pungkas Jenal Abidin.
Pencapaian SNI ini disebutnya berkat dukungan penuh dari Wali Kota Dedie A. Rachim dan seluruh pemangku kepentingan pasar.

