Solusi Macet Bogor Selatan, Wali Kota Dorong KRL Tembus Sampai Stasiun Ciomas Rancamaya

Bogor, Denting.id – Kemacetan kronis yang sering terjadi di pusat Kota Bogor, khususnya di area Stasiun Bogor (Alun-Alun), segera mendapat solusi jangka panjang. Wali Kota Bogor mendorong percepatan aktivasi Stasiun Ciomas-Rancamaya sebagai titik keberangkatan baru KRL Commuter Line bagi warga di wilayah selatan.

Langkah ini diambil setelah Wali Kota melakukan koordinasi dengan Direktur Utama PT KAI mengenai masa depan transportasi rel di wilayah Bogor Selatan. Targetnya, rute KRL tidak lagi berhenti di pusat kota, melainkan diperpanjang hingga ke wilayah Lido dan Cigombong.

Selama ini, ribuan warga dari wilayah Bogor Selatan seperti Genteng, Kertamaya, hingga Dekeng harus menempuh kemacetan panjang menuju pusat kota hanya untuk mengakses layanan KRL. Dengan aktivasi Stasiun Ciomas, beban penumpukan di Stasiun Bogor Kota diprediksi akan berkurang signifikan.

“Tujuannya apa? Supaya masyarakat sekitar tidak perlu lagi naik kereta api ke Bogor (Kota). Kalau di sini ada KRL, artinya wilayah Bogor Selatan bisa memanfaatkan akses dari sini,” ujar Wali Kota saat meninjau lokasi akses stasiun, Senin (9/3/2026).

Potensi efisiensi waktu bagi masyarakat sangat besar. Wali Kota mencontohkan, warga di wilayah Genteng hanya berjarak sekitar 1,2 kilometer dari Stasiun Ciomas. Begitu juga dengan warga Kertamaya yang hanya berjarak 1 kilometer.

“Masyarakat Genteng, kalau nanti ada KRL, ngapain ke Alun-Alun? Kan tadi cuma 1,2 km dari sini. Kita siapkan jalannya beton, nanti kalau sudah bagus, mobilitas warga akan sangat terbantu,” jelasnya.

Secara teknis, Stasiun Ciomas-Rancamaya memang sudah didesain untuk melayani KRL karena tinggi peron atau emplasemennya sudah sejajar dengan dek kereta listrik. Namun, operasionalnya masih menunggu pemasangan Jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) oleh pemerintah pusat.

Sambil menunggu kesiapan teknis dari PT KAI dan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Pemkot Bogor bergerak cepat menyiapkan infrastruktur pendukung berupa jalan  akses yang memadai.

“Kita persiapkan dulu jalannya, sambil nanti PT KAI menyiapkan jaringan kabel atasnya. Namanya KRL kan butuh listrik. Kita ingin masyarakat Kota Bogor segera bisa memanfaatkan fasilitas ini,” pungkasnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai