Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, BPIP Ajak Seluruh Daerah Gelar Upacara Serentak

Jakarta, Denting.id – Presiden RI Prabowo Subianto akan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam puncak peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar pada Senin, 1 Juni 2026. Upacara kenegaraan tersebut akan berlangsung di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dijadwalkan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, serta sejumlah tokoh nasional.

Dalam susunan upacara, Ketua MPR akan membacakan teks Pancasila, Ketua DPD bertugas membacakan Pembukaan UUD 1945, sementara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah akan memimpin pembacaan doa.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Yudian Wahyudi, mengatakan seluruh rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 telah dipersiapkan secara matang. Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Momen peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan melainkan wujud komitmen kita bersama bahwa Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Yudian, Minggu (31/5/2026).

Pada tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian di tingkat global.

Selain itu, peringatan tahun ini akan menggunakan logo resmi lambang negara Garuda Pancasila sebagai simbol utama kegiatan.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan peringatan secara nasional, BPIP telah menerbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Pedoman tersebut menjadi acuan bagi lembaga negara, kementerian, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga institusi pendidikan dalam menyelenggarakan upacara peringatan.

“Kami mengajak kepada seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa untuk menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara serentak,” kata Yudian.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk terus menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan terus hidup,” tegasnya.

Baca juga: Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Rp 61,25 Triliun dari Prancis, Perkuat Kerja Sama Strategis Dua Negara

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai