90 Warga Bogor Selatan Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih

BOGOR, Denting.id – Musim kemarau yang melanda Kota Bogor mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Sebanyak 90 jiwa atau sekitar 15 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, mengalami kesulitan air bersih setelah sumber mata air dan sumur warga mengering.

Kondisi tersebut terjadi pada Senin (3/8/2026) dan langsung mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kota Bogor mendistribusikan sebanyak 4.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, mulai dari memasak, minum, hingga kebutuhan sanitasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga terkait mengeringnya sumber mata air dan sumur di wilayah tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak. Distribusi ini merupakan upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama sumber air belum kembali normal,” ujarnya.

BPBD juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan mengingat musim kemarau diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Apabila kekeringan meluas atau kebutuhan air meningkat, distribusi air bersih akan kembali dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain menyalurkan bantuan air, BPBD mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih dan memanfaatkan cadangan air secara bijak selama musim kemarau. Warga juga diminta segera melapor kepada pemerintah kelurahan atau BPBD apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Fenomena kekeringan yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kota Bogor menjadi perhatian pemerintah daerah. Kondisi tersebut dipicu oleh minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir, sehingga debit mata air dan sumur warga mengalami penurunan bahkan mengering.

Pemerintah Kota Bogor bersama BPBD akan terus melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah yang berpotensi mengalami kekeringan guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Sementara itu, warga berharap pasokan air bersih dapat terus tersedia hingga kondisi cuaca kembali normal dan sumber-sumber air kembali terisi setelah memasuki musim hujan.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai