BOGOR, Denting.id– Puluhan siswa SDN Ciherang 1, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (6/8/2026).
Para siswa yang mengalami keluhan seperti mual, muntah hingga pusing kemudian dibawa ke Puskesmas Ciherang untuk mendapatkan penanganan medis.
Tak hanya siswa, seorang guru yang turut menyantap menu MBG juga dilaporkan mengalami gejala serupa.
Menu yang disantap para siswa terdiri dari nasi, telur bulat, tempe bacem dan sayur wortel yang disediakan melalui dapur MBG di wilayah Dramaga.
Siswa Mulai Mengeluh Usai Santap MBG
Salah seorang orang tua siswa, Mayang (30), mengatakan anaknya mulai mengeluhkan kondisi tidak enak badan setelah menyelesaikan makanan yang dibagikan di sekolah.
“Anak saya tadi dapat nasi MBG. Setelah selesai makan, tiba-tiba mengeluh mual, muntah, dan pusing. Saya khawatir terjadi sesuatu, jadi langsung membawanya ke Puskesmas Ciherang. Sampai sekarang masih menjalani perawatan,” ujar Mayang.
Kondisi tersebut membuat sejumlah orang tua khawatir. Mereka kemudian membawa anak masing-masing ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.
Puluhan Siswa Dibawa ke Puskesmas
Puskesmas Ciherang kemudian dipadati siswa yang mengalami keluhan. Pasien datang secara bergelombang dengan diantar keluarga menggunakan sepeda motor, mobil pribadi hingga ambulans.
Pihak sekolah membenarkan adanya kejadian tersebut. Guru SDN Ciherang 1, Silvany, mengatakan siswa yang mengalami keluhan berasal dari berbagai tingkatan kelas, mulai kelas 1 hingga kelas 6.
“Setelah pembagian makan bergizi gratis, sekitar pukul 14.00 WIB para siswa mulai mengeluhkan mual, muntah, dan pusing. Hingga saat ini sudah sekitar 20 siswa yang mengalami gejala serupa dan dibawa keluarganya ke puskesmas,” kata Silvany.
Menurutnya, siswa yang mengalami keluhan sebelumnya mengonsumsi menu MBG berupa telur bulat, tempe bacem dan sayur wortel.
Hingga Kamis malam, jumlah siswa yang menjalani pemeriksaan di Puskesmas Ciherang masih terus bertambah.
Penyebab Belum Diketahui
Meski muncul dugaan keracunan setelah para siswa menyantap menu MBG, penyebab pasti kondisi tersebut belum dapat dipastikan.
Hingga pukul 23.00 WIB, Puskesmas Ciherang maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab munculnya gejala yang dialami para siswa.
Pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah keluhan yang dialami para siswa berkaitan dengan makanan MBG atau faktor lainnya.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa.

