Pemkot Bogor Rencanakan Bangun Lapangan Bola di Kecamatan Bogor Timur

Bogor, Denting.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera merealisasikan pembangunan lapangan sepak bola dan fasilitas olahraga terpadu di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Rencana ini menjadi bagian pengembangan kawasan pusat pemerintahan baru yang terintegrasi langsung dengan akses Exit Tol Jagorawi Bogor Selatan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan pihaknya sedang meninjau kembali Detail Engineering Design (DED) kawasan tersebut, khususnya untuk fasilitas keolahragaan. Langkah ini diambil karena wilayah Bogor Timur belum memiliki fasilitas olahraga publik yang memadai.

“Yang pertama akan ada lapangan olahraga untuk masyarakat Bogor Timur. Sampai dengan saat ini kan kita belum memiliki fasilitas tersebut di Bogor Timur. Jadi nanti akan dibangun lapangan sepak bola beserta fasilitas penunjang lainnya,” ungkap Dedie usai acara groundbreaking, Selasa (11/8/2026) pagi.

Setelah sarana olahraga berdiri, tahapan konstruksi akan dilanjutkan dengan pembangunan masjid raya dan gedung serbaguna berkapasitas besar. Fasilitas ini disiapkan agar pemerintah daerah tidak perlu lagi menyewa hotel untuk acara-acara besar.

“Kalau kita punya gedung serbaguna sendiri, kegiatan-kegiatan seperti acara pisah sambut, sosialisasi, hingga pelaksanaan program kerja bisa dilaksanakan di sini. Kurang lebih itu gambarannya,” tambahnya.

Guna menunjang seluruh fasilitas publik tersebut, Pemkot memprioritaskan penyelesaian infrastruktur jalan karena tahap pematangan lahan sudah selesai.

Pada hari yang sama, Pemkot resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Kharisma Tangguh Persada (TKP) sekaligus melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).

MoU ini bertujuan menyelaraskan geometri jalan dengan pihak PT SEG agar jalur yang menghubungkan perumahan Bogor Raya City menuju Perumahan Bogor Raya dapat tersambung sempurna.

Dedie menjelaskan bahwa jalan akses utama di samping Tol Jagorawi ini dibangun sepanjang 480 meter dengan lebar 32 meter. Infrastrukturnya dilengkapi dengan sistem drainase, jalur pejalan kaki (pedestrian), kanstin, dan lampu penerangan.

Dedie menargetkan pembangunan jalan ini rampung dan terhubung pada akhir tahun 2026, sehingga bisa langsung dimanfaatkan untuk mempermudah mobilitas warga.

“Nanti begitu jalan terhubung, masyarakat yang keluar dari Tol Jagorawi tidak usah memutar lagi ke kawasan R3 (Regional Ring Road). Kalau misalnya mau menuju ke arah Bogor Raya Golf, bisa langsung lewat sini sehingga mempersingkat waktu perjalanan,” papar Dedie.

Selain pusat pemerintahan, kawasan seluas puluhan hektare ini berstatus terpadu (mixed-use). Pemkot mengundang para investor untuk memanfaatkan lahan yang masih sangat luas guna membangun fasilitas komersial, rumah sakit, hingga perguruan tinggi swasta demi memicu pertumbuhan ekonomi baru di Bogor Timur.

Di samping pembangunan fisik, kawasan ini juga akan dihijaukan secara masif. Dedie meminta agar pohon-pohon yang sudah ditanam sebelumnya dirawat dengan baik.

“Intinya kita tidak boleh mundur. Kita sedang menyiapkan masa depan Kota Bogor yang lebih baik. Tentu ini harus kita laksanakan secara konsisten di tengah berbagai tantangan. Insyaallah, meski bertahap, suatu saat nanti akan terwujud kawasan kantor pemerintahan yang representatif,” pungkasnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai