Denting.id – Real Madrid terus membuktikan bahwa akademi mereka, La Fabrica, bukan hanya tempat mencetak pemain berbakat, tetapi juga menjadi sumber pemasukan yang sangat menguntungkan bagi klub.
Dalam transaksi terbaru, Real Madrid melepas penyerang muda Jacobo Ortega ke klub Prancis Strasbourg dengan nilai transfer mencapai 10 juta euro. Menariknya, Ortega belum pernah sekalipun tampil bersama tim utama Los Blancos.
Menurut laporan Cadena SER, transfer tersebut menjadi penjualan termahal dalam sejarah Real Madrid untuk pemain muda yang meninggalkan klub tanpa pernah bermain di tim utama.
Kesepakatan ini menjadi bukti bagaimana Real Madrid mampu memaksimalkan potensi ekonomi pemain dari akademi, termasuk mereka yang belum mendapatkan kesempatan tampil di Santiago Bernabeu.
Strasbourg, yang berada di bawah kepemilikan BlueCo, grup yang juga menaungi Chelsea, awalnya mengajukan tawaran senilai 8 juta euro untuk mendapatkan 50 persen hak atas Ortega.
Namun, Real Madrid berhasil meningkatkan nilai kesepakatan menjadi 10 juta euro untuk 70 persen hak pemain. Los Blancos juga mempertahankan sejumlah klausul yang memungkinkan mereka tetap memiliki kendali terhadap masa depan sang pemain.
Ortega sendiri tampil impresif pada paruh kedua musim ketika memperkuat Real Madrid C. Ia mencetak 18 gol dan menunjukkan ketajaman yang membuat namanya mulai menarik perhatian sejumlah klub.
Beberapa klub La Liga juga disebut tertarik, termasuk Elche yang sempat berupaya keras mendapatkan tanda tangannya. Namun, proyek Strasbourg akhirnya menjadi pilihan Ortega.
Strasbourg sebelumnya gagal lolos ke kompetisi Eropa dengan selisih tipis. Ambisi klub Prancis tersebut untuk berkembang menjadi salah satu faktor yang membuat Ortega tertarik melanjutkan karier di Prancis.
La Fabrica Jadi Mesin Uang
Penjualan Ortega semakin mempertegas keberhasilan Real Madrid dalam mengembangkan model bisnis berbasis akademi.
Total pemasukan dari penjualan pemain binaan La Fabrica kini disebut mendekati 199 juta euro. Beberapa nama yang turut memberikan pemasukan besar bagi Real Madrid antara lain Nico Paz senilai 60 juta euro, Gonzalo Garcia 40 juta euro, Victor Munoz 20,5 juta euro, Mario Gila 15 juta euro, Alvaro Rodriguez 12,5 juta euro, serta Alex Jimenez 12,5 juta euro.
Selain mendapatkan keuntungan dari penjualan awal, Real Madrid juga kerap memasukkan klausul pembelian kembali, hak prioritas, maupun persentase penjualan berikutnya dalam kesepakatan para pemain muda tersebut.
Strategi itu memungkinkan Los Blancos tetap mendapatkan keuntungan apabila pemain yang mereka lepas kemudian berkembang menjadi bintang besar.
Baca juga: Jose Mourinho Sindir Pep Guardiola soal Keputusan Ambil Jeda dari Sepak Bola
Dengan pola tersebut, La Fabrica tidak hanya menjadi tempat pengembangan talenta masa depan Real Madrid, tetapi juga berubah menjadi salah satu aset ekonomi penting yang terus menyokong keuangan klub.

