BEKASI, Denting.id — Dua kelompok remaja terlibat tawuran di kawasan Wadas Raya, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Bentrokan tersebut diduga dipicu aksi saling ejek di media sosial (medsos).
Kedua kelompok yang mayoritas beranggotakan remaja berusia belasan tahun dan berstatus pelajar itu sebelumnya diduga sepakat bertemu di lokasi melalui komunikasi di media sosial.
Setelah bertemu, kedua kelompok kemudian terlibat aksi saling serang. Mereka diketahui membawa senjata tajam jenis celurit berukuran besar.
Bentrokan kemudian meluas hingga terjadi aksi kejar-kejaran yang masuk ke permukiman warga. Seorang remaja yang tertinggal dari rombongannya sempat dikejar dan nyaris dibacok.
Remaja tersebut berhasil melarikan diri dan kemudian diselamatkan oleh warga sekitar.
Warga yang resah dengan aksi tawuran tersebut kemudian berupaya mengamankan salah seorang pelajar yang diduga terlibat. Pelajar itu terlebih dahulu diserahkan kepada ketua RT sebelum akhirnya dibawa untuk ditangani pihak kepolisian.
“Pelajar ditangkap sama warga, terus diserahin dulu ke Pak RT baru ke polisi, karena warga resah,” ujar salah seorang warga, Yusuf, dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat (11/9/2026).
Warga berharap aksi serupa tidak kembali terjadi karena bentrokan tersebut tidak hanya membahayakan para pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam tawuran tersebut.

