JAKARTA, Denting.id – Ivan Gunawan menorehkan babak baru dalam perjalanan kariernya di industri hiburan melalui film layar lebar terbaru, Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu. Film garapan Falcon Pictures tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi Ivan, khususnya dalam mengeksplorasi kemampuan akting.
Setelah hampir 25 tahun berkecimpung di dunia hiburan, Ivan mengaku baru merasakan pengalaman bermain film yang benar-benar memberinya ruang untuk berakting melalui proyek tersebut.
Bagi Ivan, karakter yang dipercayakan kepadanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan sisi lain dari kemampuan yang selama ini ia miliki sebagai presenter sekaligus desainer fesyen.
“Selama aku berkarier hampir 25 tahun, aku baru merasa main film di film ini. Aku merasa dapat peran dan kesempatan di film ini,” ungkap Ivan Gunawan di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).
Perankan Desainer Fesyen
Dalam Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu, Ivan memerankan karakter bernama Prince, seorang desainer fesyen yang memiliki butik dan bisnis yang cukup sukses.
Karakter tersebut terasa cukup dekat dengan kehidupan Ivan di dunia nyata. Tak hanya sama-sama berkecimpung di dunia fesyen, Prince juga digambarkan sebagai sosok yang aktif mengelola bisnis butik.
“Di sini aku jadi Prince, fashion designer yang punya butik yang sangat laris dan punya asisten namanya Stella. Film ini dekat sekali dengan kehidupan aku,” jelasnya.
Dalam cerita, Prince memiliki seorang asisten bernama Stella yang diperankan Marsha Timothy. Hubungan keduanya menjadi salah satu bagian dari konflik dan drama dalam film.
Ivan juga menyebut Marsha mendapatkan pengalaman baru selama mempersiapkan karakter Stella, termasuk mempelajari sejumlah hal teknis dalam dunia fesyen.
Marsha Timothy Belajar Dunia Fashion
Untuk mendalami perannya sebagai Stella, Marsha Timothy turut mempelajari dunia fesyen secara lebih mendalam. Ia bahkan mendapatkan kesempatan belajar langsung dari Ivan Gunawan selama proses produksi.
Marsha mempelajari sejumlah hal, mulai dari teknik cutting hingga memilih bahan yang sesuai untuk kebutuhan busana.
“Iya, sudah gitu shoot-nya detail banget. Makanya belajar. Dia juga ada di lokasi, jadi kalau ada kurang dia ingatkan,” kata Marsha.
Kehadiran Ivan di lokasi syuting menjadi salah satu keuntungan bagi Marsha dalam memahami dunia fesyen yang menjadi bagian penting dari karakter Stella.
Ivan Gunawan Diminta Tampil Lebih Natural
Selain mempelajari karakter, Ivan juga mendapat arahan khusus dari sutradara Erwin Novianto untuk membangun akting yang lebih natural.
Ivan mengaku arahan tersebut membuatnya memahami bahwa akting bukan sekadar mengucapkan dialog, tetapi juga bagaimana emosi karakter dapat dirasakan dalam setiap adegan.
“Mungkin di film sebelumnya aku merasa akting kayak dibuat-buat, tapi di sini Mas Erwin mau aku natural dan semua adegan bisa dirasakan,” tuturnya.
Ivan juga menyebut dirinya memiliki cukup banyak adegan dengan durasi panjang di dalam butik. Ia berusaha menyelesaikan setiap adegan dengan efektif selama proses syuting berlangsung.
Sementara itu, Erwin Novianto menjelaskan bahwa persiapan melalui proses reading dan latihan sebelum syuting menjadi salah satu faktor yang membantu para pemain memahami adegan.
“Sebelumnya kita memang sudah reading, latihan, jadi banyak one take oke,” ujar Erwin.
Harapan untuk Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu
Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu menghadirkan perpaduan drama keluarga dan komedi. Ivan berharap film tersebut dapat diterima masyarakat sekaligus membawa pesan mengenai pentingnya menghargai dan menyayangi orang tua.
“Film ini komedinya ada, dramanya ada dan wajib ditonton. Kita lakukan promo sudah dari beberapa waktu lalu dan masyaallah tanggapannya positif. Insyaallah film ini dapat tanggapan baik,” pungkas Ivan Gunawan.

