Hoaks! Polisi Bantah Kabar Ajudan Eks Jampidsus Tewas Ditembak di Cipete

Jakarta, Denting.id– Kepolisian memastikan informasi yang beredar mengenai tewasnya ajudan atau sopir mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, akibat penembakan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, adalah berita bohong (hoaks).

Penegasan tersebut disampaikan setelah aparat kepolisian melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat kejadian. Hasilnya, polisi tidak menemukan adanya peristiwa penembakan sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial maupun aplikasi percakapan.

“Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, tidak ditemukan adanya peristiwa penembakan seperti yang beredar. Informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” kata pihak kepolisian.

Polisi menjelaskan bahwa lokasi yang dimaksud berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, tepatnya di sekitar sebuah kafe yang sebelumnya sempat menjadi lokasi penggeledahan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait PT Asabri.

Namun, aparat menegaskan tidak ada kaitan antara penggeledahan tersebut dengan isu penembakan yang belakangan beredar.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika berasal dari media sosial atau sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Pastikan informasi diperoleh dari sumber resmi agar tidak menimbulkan keresahan,” ujar pihak kepolisian.

Polisi juga mengingatkan bahwa penyebaran berita bohong dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi palsu.

Hingga saat ini, kepolisian menegaskan tidak terdapat laporan maupun bukti yang menguatkan adanya insiden penembakan terhadap ajudan atau sopir mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di kawasan Cipete.

Dengan demikian, informasi yang menyebut adanya korban tewas dalam peristiwa tersebut dipastikan tidak benar.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai