Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Jakarta, Denting.id – Sebuah kapal kargo yang dioperasikan perusahaan Turki dilaporkan terkena serangan drone di lepas pantai pelabuhan Novorossiysk, Laut Hitam, Rusia, pada Senin (3/8) malam. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada kapal dan mengakibatkan tiga awak mengalami luka-luka.

Direktorat Jenderal Urusan Maritim Turki (DGM) menyatakan kapal Nadezhda berbendera Kamerun sedang berlayar dari Novorossiysk menuju pelabuhan Samsun, Turki, ketika menjadi sasaran serangan.

Dalam pernyataannya, DGM mengatakan kapal-kapal Rusia segera mengevakuasi seluruh awak setelah serangan terjadi. Kapal dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian haluan serta area tempat tinggal awak.

“Kapal-kapal Rusia mengevakuasi awak kapal, yang mengalami kerusakan pada haluan dan ruang tempat tinggal,” demikian pernyataan DGM. Laporan awal menyebutkan tiga orang mengalami luka akibat serangan tersebut.

Kapal Nadezhda membawa 22 awak, termasuk 13 warga negara Turki. Media Turki melaporkan kapal itu dioperasikan oleh Kalyoncu Shipping yang berbasis di Samsun dan sebelumnya mengangkut buah serta sayuran dari Turki ke Rusia.

Meski otoritas Turki tidak secara resmi menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu, kapten kapal, Yalcin Sahin, mengatakan kepada media Turki bahwa kapal diserang oleh enam hingga tujuh drone Ukraina.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Laut Hitam. Ukraina dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan berulang kali menargetkan kapal-kapal sipil di dekat pantai Laut Hitam dan Laut Azov Rusia, termasuk kapal tanker yang beroperasi di sekitar perairan Turki.

Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan terhadap kapal kargo yang diduga mendukung logistik Rusia. Di sisi lain, Rusia juga memperketat serangan terhadap kapal-kapal yang dicurigai mengangkut perlengkapan militer menuju Ukraina.

Baca juga: Rusia Perketat Pengamanan Kapal di Laut Hitam

Sebelumnya, pada 25 Juli lalu, Ukraina dilaporkan menyerang sebuah kapal Iran di Laut Kaspia yang menewaskan seorang pelaut. Teheran membantah kapal tersebut membawa muatan militer dan menyatakan akan memberikan respons atas insiden tersebut.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai