BANDUNG, Denting.id – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan skema relokasi sementara bagi siswa SDN 026 Bojongloa ke SDN 148 Cibaduyut sebagai langkah antisipasi apabila proses eksekusi lahan sekolah harus segera dilaksanakan.
Kedua sekolah tersebut berjarak sekitar 600 meter. Relokasi sementara disiapkan agar kegiatan belajar mengajar para siswa tetap dapat berjalan apabila eksekusi lahan dilakukan dalam waktu dekat.
Pemkot Bandung menilai keberlangsungan pendidikan siswa menjadi salah satu hal yang harus dipastikan di tengah persoalan lahan yang sedang berlangsung.
Skema pemindahan tersebut masih menjadi langkah antisipasi. Pemerintah kota menyiapkan sejumlah opsi agar siswa tidak kehilangan hak untuk mengikuti kegiatan pembelajaran apabila sekolah harus dikosongkan.
SDN 148 Cibaduyut dipertimbangkan sebagai lokasi sementara karena letaknya relatif dekat dengan SDN 026 Bojongloa. Jarak sekitar 600 meter dinilai dapat memudahkan siswa, orang tua, maupun tenaga pendidik dalam menjalani proses belajar mengajar.
Relokasi sementara juga diharapkan tidak mengganggu aktivitas pendidikan secara signifikan. Pemkot Bandung akan melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan ruang belajar serta sarana pendukung apabila skema tersebut benar-benar diterapkan.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi kemungkinan eksekusi lahan. Pemkot Bandung tetap mengupayakan agar proses pendidikan siswa dapat berlangsung secara aman dan kondusif.
Dengan adanya skema tersebut, siswa SDN 026 Bojongloa tetap memiliki tempat untuk belajar apabila proses eksekusi lahan mengharuskan aktivitas sekolah dipindahkan sementara.
Pemkot Bandung akan terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait untuk menentukan langkah terbaik, dengan mempertimbangkan kepentingan siswa serta keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

