Keputusan Kontroversial Wasit Khalfan Al-Amouri Picu Amarah Suporter Indonesia

Denting.id – Akun Instagram resmi Federasi Sepak Bola Oman (OFA) menjadi sasaran serbuan warganet Indonesia setelah kepemimpinan wasit Khalfan Al-Amouri dalam laga Timnas Indonesia kontra Singapura di Piala AFF 2026 menuai kontroversi.

Khalfan Al-Amouri yang berasal dari Oman dinilai sejumlah suporter membuat beberapa keputusan yang merugikan Timnas Indonesia dalam pertandingan penentuan Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026).

Laga tersebut berlangsung dengan tensi tinggi. Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, sedangkan Singapura juga membutuhkan hasil positif untuk mempertahankan posisinya di klasemen.

Salah satu keputusan yang memicu perdebatan terjadi pada menit ke-20. Penyerang Indonesia, Mitchell Baker, terjatuh di dalam kotak penalti setelah terjadi kontak dengan pemain Singapura ketika berusaha mengejar bola.

Para pemain Indonesia langsung meminta wasit menunjuk titik putih. Namun, Khalfan Al-Amouri tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran dan pertandingan tetap dilanjutkan.

Keputusan itu kemudian menjadi bahan perdebatan di kalangan suporter Indonesia. Tayangan ulang insiden tersebut turut diperbincangkan karena menunjukkan adanya kontak antara pemain Singapura dengan Mitchell Baker.

Baca juga: PSSI Beri Waktu Adaptasi untuk John Herdman Usai Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026

Kontroversi kembali terjadi pada babak kedua ketika gelandang Indonesia, Ivar Jenner, terlibat duel dengan pemain Singapura, Song Ui-young.

Dalam perebutan bola, Song Ui-young diduga melakukan sikutan yang mengenai Ivar Jenner. Khalfan Al-Amouri sempat memberikan kartu kuning kedua kepada pemain Singapura tersebut, yang membuatnya harus menerima kartu merah.

Namun, keputusan itu kemudian berubah setelah wasit mendapat rekomendasi dari Video Assistant Referee (VAR). Khalfan Al-Amouri meninjau tayangan ulang melalui monitor di pinggir lapangan sebelum membatalkan kartu merah tersebut.

Song Ui-young pun tetap berada di lapangan.

Keputusan tersebut langsung mendapat protes dari para pemain Indonesia. Beberapa pemain terlihat mengerumuni wasit karena menilai kontak yang terjadi layak diganjar kartu kuning kedua.

Perdebatan mengenai kepemimpinan wasit semakin ramai di media sosial. Sejumlah suporter Indonesia mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR dalam pertandingan tersebut, terutama karena dua keputusan penting dinilai merugikan perjuangan skuad Garuda.

Meski demikian, sejumlah keputusan Khalfan Al-Amouri juga sempat dianggap merugikan Singapura. Hal itu membuat kepemimpinannya menjadi sorotan dari kedua kubu sepanjang pertandingan.

Kekecewaan suporter Indonesia bahkan kemudian merembet ke Federasi Sepak Bola Oman.

Berdasarkan pantauan, kolom komentar akun Instagram resmi OFA dibanjiri komentar dari warganet Indonesia. Mereka meluapkan kekecewaan terhadap kepemimpinan Khalfan Al-Amouri yang dianggap kontroversial.

Lebih dari 300 komentar bahkan terlihat memenuhi sejumlah unggahan akun tersebut. Mayoritas komentar berasal dari warganet Indonesia yang mempertanyakan keputusan sang wasit dalam pertandingan Indonesia kontra Singapura.

Serbuan komentar tersebut menjadi gambaran besarnya kekecewaan suporter Garuda setelah sejumlah keputusan wasit dianggap memengaruhi jalannya laga yang sangat menentukan bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 3 pilihan judul yang lebih tajam/clickable ala portal berita untuk artikel ini.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai