Empat Kecelakaan Terjadi Sepekan, Polres Cianjur Perbanyak Rambu di Jalur Rawan

 

CIANJUR, Denting.id — Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, memperbanyak pemasangan rambu peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur utama Cianjur.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan, penambahan rambu dilakukan sejak sekitar satu pekan terakhir, terutama di jalur Puncak-Cianjur, Cianjur-Sukabumi, dan Cianjur-Bandung.

Menurutnya, keberadaan rambu peringatan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara ketika melintasi kawasan yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan.

“Berbagai upaya terus dilakukan guna menekan kasus kecelakaan di sepanjang jalur utama Cianjur, salah satunya memasang rambu peringatan agar dipatuhi pengendara agar selamat dalam perjalanan dan sampai tujuan,” kata Aang di Cianjur, Sabtu.

Empat Kecelakaan dalam Sepekan

Aang menyebut, selama satu pekan terakhir tercatat empat kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Cianjur.

Dua kecelakaan terjadi di jalur Cianjur-Cipanas, tepatnya di Kecamatan Cugenang. Dalam insiden tersebut, dua orang meninggal dunia. Kecelakaan diduga berkaitan dengan truk bermuatan alat berat yang mengalami rem blong.

Sementara dua kecelakaan lainnya terjadi di jalur Cianjur-Bandung.

Melihat kondisi tersebut, polisi memperluas pemasangan rambu peringatan mulai dari kawasan Puncak hingga sejumlah titik perbatasan dengan kabupaten lain, termasuk Haurwangi dan Gekbrong.

Rambu yang dipasang berisi imbauan agar pengendara meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan saat melintas.

Selain rambu terkait keselamatan berkendara, polisi juga memasang papan peringatan agar kendaraan tidak berhenti di lokasi terlarang maupun di bawah pohon yang berpotensi tumbang.

Pemeriksaan Bus dan Truk Diperketat

Selain menambah rambu, Polres Cianjur bersama petugas gabungan juga rutin melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan umum, khususnya bus dan truk yang melintas di jalur utama.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi laik jalan sehingga tidak menjadi faktor penyebab kecelakaan.

“Kami akan terus menggelar pemeriksaan kendaraan umum mulai dari bus dan truk guna memastikan kelaikan jalan, sehingga tidak menjadi penyebab kecelakaan akibat tidak berfungsinya rem atau ban yang gundul,” ujarnya.

Aang juga mengimbau pengendara memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan secara berkala perlu dilakukan, terutama terhadap komponen penting seperti rem dan ban.

Pengemudi juga diminta memastikan kondisi fisik tetap prima selama berkendara. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat melintasi jalur utama Cianjur yang memiliki sejumlah titik rawan.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai