Bogor,Denting.id– Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kanker dan pentingnya deteksi dini. Kampanye tersebut dilakukan melalui pembagian pita berwarna pink kepada masyarakat di sekitar kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye #BogorSahabatKanker sekaligus menjelang pelaksanaan Light of Hope Gala Dinner: An Evening of Courage and Compassion yang akan digelar pada 28 Agustus 2026 di Puri Begawan Bogor.
Wakil Ketua Panitia Light of Hope Gala Dinner, Meira Sophia, mengatakan kampanye tersebut menjadi bentuk dukungan dan kepedulian kepada para penderita maupun penyintas kanker.
“Melalui #BogorSahabatKanker, kita membersamai para penderita kanker untuk bersama-sama menghadapi dan mengatasi penyakit kanker. Kita semua menjadi sahabat bagi para penderita kanker dengan edukasi dan sosialisasi deteksi dini serta menerapkan pola hidup sehat,” ujar Meira.
Menurut Meira, kanker masih menjadi salah satu penyakit yang membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor, kasus kanker tercatat meningkat dari 821 kasus pada 2021 menjadi 1.951 kasus pada 2025.
Kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru disebut menjadi jenis kanker yang banyak ditemukan di Kota Bogor. Untuk kanker paru-paru, kebiasaan merokok menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian.
Meira menekankan pentingnya masyarakat melakukan pemeriksaan secara berkala untuk mendeteksi kanker sejak dini. Menurutnya, YKI Kota Bogor juga memiliki berbagai program deteksi dini, namun masih terdapat masyarakat yang merasa takut untuk memeriksakan diri.
“Yang diperlukan dari penanganan kanker adalah kesadaran masyarakat melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup sehat. YKI Kota Bogor memiliki banyak program deteksi dini, namun kadang masyarakat takut untuk memeriksakan diri,” jelasnya.
Ia menambahkan, perjuangan menghadapi kanker bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Pasien dan keluarga juga menghadapi tantangan mental, emosional, spiritual, stigma sosial, hingga persoalan akses pendampingan dan pembiayaan.
Karena itu, dukungan berbagai pihak dinilai penting agar para penderita dan penyintas kanker tidak menghadapi perjuangannya seorang diri.
Sementara itu, Pengurus YKI Kota Bogor Dian Intannia mengatakan, kampanye edukasi juga menyasar generasi muda. Menurutnya, kesadaran generasi muda terhadap pola hidup sehat sudah cukup baik, tetapi perlu terus diperkuat.
“Kepedulian para Gen-Z terhadap pola hidup sehat cukup tinggi dan lumayan bagus. Awareness-nya harus kita tingkatkan ke adik-adiknya di Kota Bogor,” pungkas Dian.
Melalui gerakan #BogorSahabatKanker, YKI Kota Bogor berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini sebagai bagian dari upaya menghadapi kanker.

