Media Vietnam Soroti Kekuatan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Denting.id – Kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat perhatian dari media Vietnam. Skuad Garuda dinilai bakal tampil lebih kuat karena berpotensi diperkuat sejumlah pemain terbaik yang berkarier di luar negeri.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk kategori Premier Division yang diikuti delapan negara.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh yang menggantikan India. Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Meski tidak berada dalam grup yang sama, media Vietnam tetap menaruh perhatian terhadap perkembangan skuad Garuda. Soha menilai kekuatan Indonesia pada turnamen kali ini akan berbeda dibandingkan saat tampil di Piala AFF 2026.

“Indonesia akan diperkuat semua pemain kunci yang bermain di luar negeri. Situasi ini akan menjadikan tim lebih kuat dari sebelumnya di Piala AFF 2026,” tulis Soha.

Media tersebut menilai keberadaan pemain diaspora, terutama di lini belakang, menjadi salah satu faktor yang membuat Timnas Indonesia semakin kuat.

Jay Idzes disebut bakal menjadi pemimpin di lini pertahanan skuad asuhan John Herdman. Bek yang kini memperkuat Sassuolo di Serie A tersebut dinilai memiliki peran penting dalam sistem permainan Indonesia.

“Di lini belakang, Jay Idzes akan jadi pemimpin Timnas Indonesia. Bek Serie A itu tengah memperkuat Sassuolo di Serie A dan memegang peran krusial di sistem John Herdman,” tulis Soha.

Selain Idzes, Indonesia juga memiliki sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Elkan Baggott. Sementara posisi lainnya diperkuat Emil Audero di bawah mistar serta Ole Romeny di lini depan.

“Di samping Idzes, Indonesia juga punya banyak pemain kunci seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Elkan Baggott. Emil Audero di kiper dan Ole Romeny di lini depan juga nama-nama yang sedang bermain di Eropa,” lanjut laporan tersebut.

Kembalinya sejumlah pemain diaspora membuat kekuatan Indonesia diprediksi jauh berbeda dibandingkan Piala AFF 2026.

Pada turnamen tersebut, Indonesia kesulitan mendapatkan sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri karena Piala AFF tidak masuk dalam kalender FIFA. Kondisi itu turut memengaruhi komposisi skuad Garuda hingga akhirnya gagal melaju ke fase knockout.

“Kembalinya pemain [diaspora] ini memberikan kekuatan berbeda di Timnas Indonesia dibandingkan di Piala AFF 2026. Sebelumnya, tim Garuda tak bisa memanggil 14 pemain diaspora karena turnamen itu tidak masuk ke dalam kalender FIFA dan mereka tereliminasi lebih awal,” tulis Soha.

Baca juga: Timnas Indonesia U-20 di Puncak Grup H, Ini Syarat Lolos Piala Asia U-20 2027

Dengan potensi hadirnya para pemain utama, Timnas Indonesia kini memiliki peluang untuk menunjukkan performa berbeda di FIFA ASEAN Cup 2026. Perhatian media Vietnam pun menunjukkan bahwa skuad Garuda mulai dipandang sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai