Menhan Turun ke Desa, Satgas Kuala Siap Keruk Sungai Aceh Tamiang Dua Pekan Lagi

Jakarta, denting.id – Pemerintah pusat mulai mengebut langkah pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bahkan turun langsung memimpin rapat koordinasi kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Kuala di Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway.

Rapat tersebut menjadi titik awal penyelarasan kerja lintas instansi guna memastikan pengerukan sungai, pengelolaan sumber air, hingga pemulihan kawasan terdampak bencana berjalan optimal dan terintegrasi.

Dalam rapat koordinasi itu, hadir sejumlah pejabat strategis, mulai dari Wakil Panglima TNI, Staf Khusus Presiden Bidang Infrastruktur, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Pangdam Iskandar Muda, hingga Bupati Aceh Tamiang.

“Rapat ini difokuskan pada sinkronisasi rencana teknis, kesiapan alat berat, dukungan logistik, serta integrasi program Satgas Kuala dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” demikian keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Sjafrie menegaskan, Satgas Kuala dijadwalkan mulai mengerahkan alat berat dalam dua pekan ke depan. Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat normalisasi sungai dan muara agar sejalan dengan proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah.

Menurutnya, normalisasi sungai tidak hanya berdampak pada pengurangan risiko bencana, tetapi juga meningkatkan ketersediaan air baku yang dapat diolah menjadi air bersih bagi masyarakat.

Lebih jauh, Menhan menekankan bahwa misi Satgas Kuala melampaui pengerukan sungai semata. Satgas ini juga diharapkan mampu mendorong pemulihan sosial ekonomi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara Aceh Tamiang.

“Pemulihan wilayah harus berdampak langsung pada kehidupan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga : Gratis Terbang ke Lokasi Bencana, Kemendagri–Lion Group Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Baca juga : Mengintai di Jalur Masjid, Pria 50 Tahun di Penajam Terancam 15 Tahun Bui

Mungkin Anda Menyukai