IPB Karate Cup Kembali Menguat, Peserta Naik 64 Persen dalam Dua Tahun

Bogor, Denting.id — Dua tahun setelah kembali digelar, IPB Karate Cup menunjukkan perkembangan signifikan. Kejuaraan ini sempat berhenti setelah penyelenggaraan 2017. Kini, IPB Karate Cup kembali dengan cakupan peserta yang lebih luas.

Peserta Bertambah 64 Persen

Pada IPB Karate Cup VIII tahun 2024, sebanyak 897 peserta dari tujuh provinsi mengikuti kompetisi. Jumlah itu meningkat menjadi 1.474 atlet dari delapan provinsi pada IPB Karate Cup IX 2026.

Artinya, jumlah peserta bertambah sekitar 64 persen dalam dua tahun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya minat atlet terhadap kompetisi karate yang digelar oleh mahasiswa IPB University.

Ketua Pelaksana IPB Karate Cup IX 2026, Libbi Azhafif Gunawan, mengatakan penyelenggaraan tahun ini melanjutkan kompetisi yang telah dirintis sejak 2010.

Setelah sempat berhenti selama beberapa tahun, IPB Karate Cup kembali hadir pada 2024. Panitia kemudian terus mengembangkan kompetisi tersebut.

“Setelah penyelenggaraan ketujuh pada 2017, kegiatan sempat terhenti dan kembali digelar pada 2024 melalui IPB Karate Cup VIII dengan 897 peserta dari tujuh provinsi,” ungkap Libbi.

Pada edisi kesembilan, peserta berasal dari berbagai daerah. Kompetisi ini juga melibatkan atlet dari 67 perguruan karate dan 18 universitas.

Mahasiswa Kelola Kompetisi Berskala Nasional

Pertumbuhan peserta turut menunjukkan kemampuan organisasi kemahasiswaan IPB University dalam mengelola kegiatan berskala nasional. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ruang bagi atlet untuk bertanding.

IPB Karate Cup juga memberi pengalaman kepada mahasiswa dalam mengelola agenda olahraga dengan jumlah peserta yang besar. Mereka terlibat dalam berbagai aspek penyelenggaraan kompetisi.

Pembina UKM Karate IPB University, Prof Idat Galih Permana, mengapresiasi antusiasme peserta. Ia juga menilai mahasiswa mampu menyiapkan kompetisi dengan baik.

“Alhamdulillah, IPB Karate Cup IX 2026 dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme peserta juga sangat baik,” ujar Prof Idat saat turnamen berlangsung di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Minggu (30/8).

Didukung Wasit Bersertifikasi

Ketua Pengurus Harian Majelis Lembaga Perguruan PB FORKI, Sihang Ellong Tjandra, turut memberikan apresiasi. Ia menilai mahasiswa mampu mengelola pertandingan secara profesional.

Menurut Sihang, IPB Karate Cup menarik karena mahasiswa tidak hanya memperkenalkan cabang olahraga karate. Mereka juga mampu menggelar kompetisi dengan jumlah peserta yang besar.

Panitia turut melibatkan wasit bersertifikasi nasional hingga internasional. Keterlibatan mereka membantu menjaga pertandingan tetap tertib dan profesional.

Asisten Direktur Pembinaan Karakter, Organisasi Kemahasiswaan, Olahraga dan Kesenian Mahasiswa, Direktorat Kemahasiswaan IPB University, Muh Faturokhman, MSi, mengatakan keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi kemahasiswaan lainnya.

“IPB akan terus mendukung kegiatan olahraga mahasiswa yang dapat menjadi contoh bagi organisasi kemahasiswaan lainnya,” ujarnya.

Menjaga Keberlanjutan Kompetisi

Perkembangan IPB Karate Cup menunjukkan pentingnya keberlanjutan dalam penyelenggaraan kompetisi. Jumlah peserta memang menjadi salah satu indikator perkembangan. Namun, kemampuan panitia dalam mempertahankan dan mengembangkan kegiatan juga memiliki peran penting.

IPB Karate Cup kembali hadir pada 2024 setelah vakum selama beberapa tahun. Dua tahun kemudian, kompetisi ini memasuki penyelenggaraan kesembilan dengan jumlah peserta yang jauh lebih besar.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan mahasiswa dapat tumbuh menjadi ajang olahraga dengan jangkauan lintas daerah.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai