Bogor, Denting.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) unjuk gigi memamerkan puluhan karya inovasi terbaik warganya.
Melalui festival bergengsi Bogor Innovation Award (BIA) 2026, sebanyak 66 karya inovasi yang siap menjadi solusi perkotaan resmi dipamerkan ke hadapan publik pada 8-9 September 2026 di Hedung Startup Center IPB University Taman Kencana, Kota Bogor.
Mengusung tema “SPARK YOUR IDEA: Innovation and Collaboration Empowering The Future”, perhelatan ini membuktikan bahwa warga ‘Kota Hujan’ tidak pernah kehabisan ide.
Acara ini menjadi wadah unjuk kreativitas bagi kalangan pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor.
Kepala Bapperida Kota Bogor, Anne Dewiana Rilianti, mengungkapkan bahwa antusiasme warga tahun ini melonjak drastis.
Tercatat ada 373 inovasi yang mendaftar, yang kemudian disaring ketat melalui uji substansi dan validasi lapangan oleh tim juri profesional hingga menyisakan 66 karya unggulan.
“Bogor Innovation Award ini adalah kegiatan yang kita laksanakan dalam rangka mencari dan mengumpulkan inovasi serta ide kreatif dari berbagai lapisan. Sasarannya mulai dari kalangan pelajar tingkat SMP, SMA, dan perguruan tinggi, kemudian masyarakat umum, hingga perangkat daerah,” ungkap Anne di sela-sela pameran.
Pemkot Bogor memastikan inovasi-inovasi brilian di bidang teknologi, lingkungan, hingga pelayanan publik ini tidak akan berujung menjadi pajangan semata. Bapperida mematok target agar minimal 10 karya inovasi unggulan segera dihilirisasi dan diadopsi sebagai pilot project di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Targetnya, ide dan inovasi yang kita dapatkan ini bisa terus dikembangkan dan dijadikan solusi perbaikan dalam hal perencanaan pembangunan Kota Bogor, maupun solusi untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik,” tegas Anne.
Menariknya, kemeriahan BIA 2026 tak melulu berkutat pada sains dan teknologi. Festival ini turut menjadi panggung unjuk gigi bagi 122 peserta kompetisi bakat seni.
Berbagai kategori seperti fotografi, menyanyi solo, tari tradisional, tari modern, hingga kompetisi cosplay turut dihadirkan untuk menyeimbangkan kecerdasan teknologi dengan kekayaan budaya warga Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang membuka festival tersebut secara resmi, menaruh harapan besar pada ajang ini. Ia meminta seluruh warga Bogor untuk turun langsung meramaikan pameran yang ditargetkan mampu menyedot hingga 3.000 pengunjung tersebut.
“Kami mengajak seluruh warga Bogor untuk datang.Mari lihat, belajar, dan dukung karya anak bangsa sendiri. Dari festival ini kita bangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan untuk Empowering The Future,” ajak Dedie.
Pameran inovasi ini dibuka secara gratis untuk publik. Kehadiran masyarakat diharapkan tidak hanya sekadar untuk mengapresiasi, namun juga mampu memantik lahirnya ide-ide segar baru guna mendukung percepatan pembangunan dan visi besar mewujudkan “Bogor Beres, Bogor Maju”.

