DEPOK, Denting.id– Saepul (26), yang disebut sebagai pelaku mutilasi terhadap seorang pria di Cipayung, Kota Depok, ternyata pernah bekerja sebagai penjaga stan pisang cokelat (piscok) di kawasan Stasiun Pondok Cina.
Informasi tersebut disampaikan pemilik usaha Piscok Selamat Pagi, Dwi Purwadi. Ia mengatakan Saepul mulai bekerja di stan tersebut sekitar akhir Mei atau awal Juni 2026.
Menurut Dwi, Saepul sempat bekerja di usaha tersebut sebelum akhirnya tidak lagi menjadi bagian dari pekerja di stan piscok tersebut.
“Saepul mulai bekerja sekitar akhir Mei atau awal Juni 2026,” ujar Dwi.
Riwayat pekerjaan Saepul di stan piscok tersebut menjadi salah satu informasi yang muncul setelah kasus mutilasi di Cipayung terungkap.
Sementara itu, kasus mutilasi tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Penyidik terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta motif di balik aksi tersebut.
Polisi juga masih mengumpulkan sejumlah keterangan dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Identitas korban, kronologi lengkap kejadian, serta motif pelaku menjadi bagian dari penyelidikan yang masih dilakukan aparat kepolisian.
Pihak kepolisian diharapkan segera memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan penyidikan dan status hukum Saepul dalam perkara tersebut.
Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap fakta secara utuh di balik kasus mutilasi yang menggemparkan warga Cipayung, Depok.

