Buku “Pengembangan Wisata Halal” Bahas Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Nilai Islam

Jakarta, Denting.id – Industri pariwisata dunia terus mengalami perubahan seiring meningkatnya jumlah wisatawan Muslim dan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup halal. Kondisi tersebut mendorong wisata halal berkembang menjadi salah satu segmen pariwisata yang memiliki potensi ekonomi besar.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam buku Pengembangan Wisata Halal: Panduan bagi Pelaku Usaha dan Pemerintah. Buku tersebut mengulas pengembangan wisata halal secara strategis dan berkelanjutan, sekaligus melihat peluang ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

Buku ini juga membahas perkembangan tren pariwisata halal secara global serta karakteristik wisatawan Muslim modern. Selain itu, terdapat pembahasan mengenai peluang bagi pelaku usaha pariwisata, termasuk industri kosmetik dan perawatan diri halal.

Dalam buku tersebut dijelaskan, pengalaman wisata yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dapat menjadi bagian penting dalam membentuk kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas wisatawan terhadap sebuah destinasi.

Penyediaan produk kosmetik dan perawatan diri bersertifikat halal menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan. Kehadiran produk tersebut dinilai menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim selama melakukan perjalanan.

Buku ini juga menyoroti peran pelaku usaha dan pemerintah dalam membangun ekosistem wisata halal. Sejumlah tantangan seperti penerapan standar halal, inovasi layanan, penyediaan produk pendukung, serta kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat turut dibahas.

Selain aspek ekonomi, buku tersebut melihat wisata halal melalui pendekatan sosial dan spiritual. Pengembangan destinasi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas, tetapi juga kualitas pelayanan, kebijakan, serta ketersediaan berbagai produk yang mendukung gaya hidup halal.

Buku Pengembangan Wisata Halal: Panduan bagi Pelaku Usaha dan Pemerintah ditulis Fitry Primadona, S.Si., M.M., Prof. Dr. Sapta Nirwandar, SE., DESS., DESS., Prof. Dr. Hartoyo, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA., dan Dr. Laily Dwi Arsyanti, SE., M.Sc.

Buku tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha pariwisata, industri kosmetik halal, pemerintah, akademisi, maupun masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pariwisata berbasis nilai-nilai Islam.

Baca juga: Bebizie Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU Rita Widyasari

Pengembangan wisata halal dalam buku ini ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun destinasi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya berbagai industri pendukung, termasuk kosmetik halal.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai