Jakarta, Denting.id – Pemerintah kembali bersiap menguji coba sistem pembayaran jalan tol tanpa henti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) dalam beberapa pekan mendatang.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan saat ini pemerintah tengah merampungkan pembahasan teknis bersama berbagai pemangku kepentingan. Uji coba lanjutan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai kelanjutan penerapan teknologi MLFF di Indonesia.
“MLFF kita akan melakukan trial test. Mudah-mudahan dalam beberapa minggu ke depanlah,” ujar Dody usai menghadiri Focus Group Discussion Asosiasi Jalan Tol Indonesia di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).
Menurut Dody, penerapan MLFF membutuhkan pembahasan lintas lembaga karena sistem tersebut tidak hanya berkaitan dengan transaksi pembayaran, tetapi juga menyangkut tata kelola dan penegakan hukum di jalan tol.
Pemerintah saat ini berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), Korlantas Polri, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Karena diskusinya melibatkan stakeholder yang lebih luas, kemudian prosesnya menjadi sedikit agak lebih lama,” tutur Dody.
Dalam uji coba lanjutan tersebut, Pulau Bali kembali dipilih sebagai salah satu lokasi pengujian. Sebelumnya, uji coba MLFF di wilayah tersebut dinilai belum menghasilkan evaluasi yang cukup komprehensif.
Selain Bali, pemerintah juga menyiapkan satu lokasi lain di Pulau Jawa. Namun, lokasi pastinya masih dibahas bersama dengan para pemangku kepentingan.
Dody mengatakan uji coba kali ini akan dilakukan dengan persiapan yang lebih matang. Hasil pengujian nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan arah penerapan teknologi pembayaran tol tanpa henti tersebut.
Meski demikian, Dody belum dapat memastikan kapan MLFF akan diterapkan secara penuh di seluruh jalan tol. Pemerintah masih akan melihat hasil evaluasi dari uji coba sebelum mengambil keputusan.
Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat harus menyepakati hasil pengujian untuk menentukan apakah sistem tersebut sudah siap diterapkan atau masih membutuhkan sejumlah penyesuaian.
Baca juga: Menkeu Purbaya Tinjau Armada Bea Cukai Kupang
“Nanti trial test itu akan disepakati oleh semua pihak yang terlibat di situ baru kemudian kita akan bilang ini oke apa nggak oke,” tegas Dody.

